Comments Off on Cara Menangani Daging Kurban Sebelum Dimasak
Wartakansaja.com – Hari Raya Idul Adha yang diperingati dan dirayakan seluruh umat islam di dunia akan diwarnai dengan penyembelihan hewan kurban. Hewan kurban yang setelah disembelih dagingnya akan dibagikan keseluruh masyarakat di lingkungan sekitar.
Tidak semua masyarakat bisa menikmati daging setiap harinya terutama kalangan masyarakat bawah. Tapi di momen Idul Adha ini semua kalangan masyarakat punya kesempatan menikmati daging, tidak sedikit juga mereka mendapatkannya cukup berlimpah.
Akan tetapi tidak sedikit pula masyarakat yang tidak tahu cara menyimpan dan mengolah daging yang baik dan benar sebelum daging dimasak dan dikonsumsi.
Tim redaksi Wartakansaja sudah menghimpun dari beberapa sumber bagaimana cara mengolah dan menangani daging kurban yang baik dan benar sebelum dimasak.
Sebaiknya daging tidak dicuci terlebih dahulu karena mencuci daging tidak bisa menghilangkan bakteri dan pathogen yang ada dalam daging yang terjadi justru sebaliknya. Daging mempunyai stuktur pori pori yang terbuka dan mudah menyerap air. Air akan membawa bakteri dan pathogen ke dalam daging dan akan cepat menyebar dan ini akan mempercepat pembusukan pada daging.
Apabila sudah terlanjur dicuci anda tidak perlu khawatir, yang perlu dilakukan adalah dengan menaburkan dengan garam secukupnya. Karena garam berfungsi sebagi antiseptik alami yang mampu menarik kelembaban yang berlebihan dalam daging dan Ini akan memperlambat pertumbuhan mikroorganisme. Setelah ditaburi daging diamkan Selama 10-15 menit sebelum melanjutkan kepada tahap pemasakan.
Apabila daging tidak langsung dimasak yang perlu diperhatikan adalah cara penyimpanan.
Letakan daging dalam wadah yang bersih, dalam kondisi normal atau suhu ruang 32 Derajat Celsius daging bisa bertahan hanya 2 jam. Disimpan dalam Chiller yang suhunya 0-5 derajat celsius bisa bertahan 3-5 hari. Sedangkan penyimpanan dalam kondisi freezer daging bisa bertahan cukup lama sampai 12 bulan.
Untuk membantu tekstur daging yang alot menjadi empuk kita bisa menggunakan buah nanas atau daun papaya. Buah nenas memliki kandungan enzim bromelain yang membantu memecah kolagen dalam daging sehingga daging menjadi lebih empuk.
Sementara daun pepaya memiliki kandungan enzim papain yang dapat membantu dalam membuat tekstur daging menjadi lebih empuk.
Daging kambing atau domba yang kita dapatin biasanya masih ada yang bau prengus, bau prengus bisa mengganggu dan mengurangi selera makan. Untuk mengatasi bau prengus anda bisa menggunakan jeruk nipis. Jeruk nipis mengandung asam sitrat yang mamapu menetralkan bau yang tidak sedap.
Cara penggunaannya cukup sederhana, lumuri daging dengan cairan jeruk nipis diamkan selama 15-30 menit agar aroma jeruk bisa meyerap dalam daging dan menghilangkan bau prengus.
Setelah melewati proses diatas anda bisa mengolah dan memasak daging sesuai dengan selera dan keinginan anda. Semoga bermanfaat. (*)
KABUPATEN BEKASI, Wartakansaja.com – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi,…
Wartakansaja.com – Pemerintah kembali akan memberikan diskon tarif listrik…
JAKARTA, wartakansaja – Dewan kesenian Jakarta bekerjasama dengan Lembaga Kebudayaan…
Wartakansaja.com.- Sejak diberlakukan ketentuan bahwa pengecer dilarang menjual gas…
KABUPATEN BOGOR, Wartakansaja.com – Jalan Simpang tiga atau Simpang…
Wartakansaja.com, TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Gojek…
Harga tabung gas Elpiji ukuram 5,5 Kg dan 12…
KOTA BOGOR. Mulai saat ini warga kota Bogor sudah…
wartakansaja – Pada pertengahan malam dipergantian tanggal 7 ke 8…
Wartakansaja.com – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja…