FaktaIklim: Platform Berbasis Kecerdasan Artifisial untuk Deteksi Hoaks Iklim di Indonesia

Jan 27, 2025 / 10:36:23 AM
bdcf675152a2a805e848b30c97b76b5a

Comments Off on FaktaIklim: Platform Berbasis Kecerdasan Artifisial untuk Deteksi Hoaks Iklim di Indonesia

Faktaiklim

 

Bandung, Wartakansaja.com Dalam upaya terus mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan, FAIR Forward “Artificial Intelligence for All” bersama dengan Prosa.AI, melalui kerja sama Indonesia-German, GIZ Indonesia dengan dukungan dari Kementerian PPN/BAPPENAS Republik Indonesia, meluncurkan FaktaIklim, sebuah platform berbasis Kecerdasan Artifisial (KA) untuk mendeteksi misinformasi dan disinformasi Iklim di Indonesia dengan sistem yang mengutamakan inklusivitas dan aksesibilitas, terutama bagi komunitas paling rentan.

Platform open-source ini berupa website dan chatbot dalam Bahasa Indonesia serta bahasa daerah seperti Minangkabau, Bali, dan Bugis dengan informasi yang disesuaikan dengan konteks lokal. Didukung komunitas anti-hoaks, FaktaIklim dapat memastikan kebermanfaatan dan keberlanjutan informasi iklim yang akurat.

Inisiatif peluncuran platform Faktaiklim tidak luput dari inisiatif awal terkait pembangunan data set bahasa daerah untuk mendukung pengembangan berbasis Kecerdasan Artifisial yang relevan secara lokal. Data set tersebut telah diluncurkan pada April 2024 silam dan dipublikasikan pada platform Hugging Face. Dari data set tersebut kemudian dikembangkan menjadi model KA yang mampu mendeteksi disinformasi, serta dilengkapi dengan fitur klasifikasi dan chatbot pada platform daring.

Secara umum, terdapat tiga metodologi besar yang diterapkan dalam pelaksanaan kegiatan FAIR Forward, antara lain metodologi terkait pembangunan dataset, metodologi pengembangan model KA, dan metodologi terkait pengembangan website dan chatbot.

Menurut Ayu Purwarianti, Dosen Pusat Kecerdasan Artifisial, Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam keterangan resminya Sabtu (25/01/2025), mengatakan penelitian yang dilakukan ini merupakan salah satu contoh penerapan teknologi kecerdasan artifisial dalam memerangi kesalahan persepsi di masyarakat mengenai perubahan iklim.

Teknik yang digunakan adalah melalui perbandingan semantik antara informasi masukan pengguna dengan basis data informasi yang dikembangkan, yang dibangun dari berbagai portal informasi perubahan iklim yang tersedia dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris ungkap Ayu.

Hal sama diungkapkan Direktur Ketenagalistrikan, Telekomunikasi dan Informatika dari Kementerian PPN/BAPPENAS, Taufiq Hidayat Putra, ST., M.Eng., Ph.D, menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen dalam menciptakan ekosistem kecerdasan artifisial yang mengakomodasi pemanfaatan teknologi dari peningkatan SDM melalui pelatihan hingga penggunaannya, baik di masyarakat hingga terintegrasi ke dalam sistem pemerintahan. Oleh karena itu, diperlukan berbagai kebijakan untuk mendorong dan mengatur pemanfaatan teknologi tersebut.

Menurut taufiq Dukungan inisiatif ini ditujukan untuk menyediakan akses ke data pelatihan dan teknologi KA guna mendukung inovasi KA lokal, memperluas keterampilan KA lokal, dan membina ekosistem yang mendukung KA berbasis nilai dan perlindungan data yang lebih baik.

Karlina Octaviany  Artificial Intelligence Advisor FAIR Forward, GIZ Indonesia  mengatakan bahwa pemanfaatan Kecerdasan Artifisial untuk aksi iklim dapat mendukung pemrosesan data berlangsung lebih mudah dan cepat. Indonesia sebagai negara yang banyak mengalami bencana alam dan tantangan iklim memiliki kerentanan dalam menanggulangi misinformasi iklim. FAIR Forward bersama BAPPENAS dan Prosa.AI telah menjadi mitra mengumpulkan dataset bahasa daerah Minangkabau, Bali, dan Bugis yang mendukung akses masyarakat adat mengelola pengetahuan iklim dan startup lokal mengembangkan inovasi lokal berbasis Kecerdasan Artifisial

 FAIR Forward merupakan inisiatif kerja sama pembangunan Jerman yang bertujuan mendorong penggunaan kecerdasan artifisial yang beretika, terbuka dan berkelanjutan, serta berkomitmen untuk menciptakan ekosistem yang mendudukkan pemangku kebijakan dan masyarakat. Harapannya baik masyarakat, maupun LSM, hingga pelaku industri teknologi dapat memanfaatkan FaktaIklim untuk melawan disinformasi dan hoaks iklim serta mendorong pemanfaatan kecerdasan artifisial guna mendukung implementasi kebijakan iklim di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut bisa mengunjungi website faktaiklim di https://faktaiklim.prosa.ai/ dan https://bit.ly/faktaiklimpager

 

 

Tags

Posted in ,

◼️ Berita Terkait

◼️ Rekomendasi Lainnya

Gebyar Merdeka 2025, Tradisi Guyub Kampung Asana Rayakan Agustusan

BOGOR, wartakansaja – Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh setiap…

Pemprov DKI Raih Juara Terbaik Klasifikasi Pemerintah Provinsi dalam AMH 2024

  JAKARTA. Pemprov DKI Jakarta kembali meraih juara terbaik klasifikasi…

Sinergi Pemkot dan Pemkab Bogor Dalam Pengelolaan Sampah

  KOTA BOGOR, Wartakansaja.com – Setelah 35 tahun untuk pertama…

Manfaat Buah Kurma Serta Mengenal Jenis Jenisnya

Wartakansaja – Di masa bulan puasa atau bulan Ramadan buah…

Cara Menghentikan Panggilan Di WhatsApp Tanpa Memblokir Nomor

  Wartakansaja.com. – WhatsApp saat merupakan salah satu aplikasi layanan…

Ke Tempat Wisata Di Jakarta Gratis Untuk Pemegang KJP Plus

JAKARTA, wartakansaja – Bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus…

Gus Ipul Dilantik Presiden Joko Widodo Menjadi Mensos Menggantikan Risma

JAKARTA. Presiden Joko Widodo Rabu pagi ini (11/09/2024) melantik Sekjen…

Warga Bogor Sudah BIsa Menikmati Ruang Terbuka Hijau Taman Pegentongan

  KOTA BOGOR. Mulai saat ini warga kota Bogor sudah…

Komitmen DKPKP DKI Jakarta Wujudkan Ekonomi Biru Berkelanjutan

  DKI JAKARTA. Sebagai langkah strategis menuju keberlanjutan dan kesejahteraan…

Sekda Kota Bogor Pimpin Kick Off Penataan Gang Roda 3 dan 4 Suryakencana

  KOTA BOGOR. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah,…

bahari1
Laser
Rumah Cantik
WS Hotel